Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Terinspirasi Kreasi Bhayangkari 2026, Ketua IAD Wilayah Aceh Gagas Kolaborasi Angkat UMKM Aceh Naik Kelas

×

Terinspirasi Kreasi Bhayangkari 2026, Ketua IAD Wilayah Aceh Gagas Kolaborasi Angkat UMKM Aceh Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Publika.my.id Jakarta  25 Juli 2026– Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh, Ny. Juraida, menggagas sebuah kolaborasi strategis bersama Pemerintah Provinsi Aceh serta pemerintah kabupaten dan kota se-Aceh untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan mampu naik kelas. Gagasan tersebut muncul setelah dirinya mengunjungi Pameran Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Menurut Ny. Juraida, pameran yang menampilkan beragam produk unggulan UMKM dari seluruh Indonesia itu memberikan inspirasi besar mengenai pentingnya sinergi berbagai pihak dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing.

Example 300x600

Saat pertama kali masuk ke arena Kreasi Bhayangkari 2026, saya benar-benar kaget dan terkejut melihat produk-produk UMKM yang ditampilkan. Sangat luar biasa, baik dari sisi kualitas, kreativitas, inovasi maupun pengemasannya. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan tahun depan dapat lebih ditingkatkan lagi sehingga menjadi lebih baik,” ujar Ny. Juraida.

Ia menilai penyelenggaraan Kreasi Bhayangkari Nusantara telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Pameran tersebut menjadi wadah promosi yang efektif bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar.

Melihat keberhasilan tersebut, Ny. Juraida berharap konsep serupa dapat diterapkan di Provinsi Aceh melalui kolaborasi antara Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, Pemerintah Provinsi Aceh, serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota.

Menurutnya, Aceh memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat besar. Produk-produk khas daerah, khususnya Kopi Gayo Aceh, berbagai kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk olahan lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional apabila mendapat pembinaan, promosi, dan pendampingan yang berkelanjutan.

UMKM Aceh sangat terkenal dengan berbagai produk unggulannya, terutama Kopi Gayo Aceh dan aneka kuliner khas daerah. Potensi ini harus terus dikembangkan agar semakin dikenal luas dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Berangkat dari pengalamannya mengunjungi Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Ny. Juraida memiliki gagasan untuk menghadirkan lebih banyak pameran UMKM di Aceh yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha diharapkan memperoleh kesempatan memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta memperkuat daya saing di pasar nasional.

Ia berharap Kejaksaan Tinggi Aceh bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dapat mengambil peran dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembinaan dan promosi UMKM.

Semoga melalui pameran-pameran yang dapat diselenggarakan di Aceh, para pelaku UMKM semakin berkembang, naik kelas, serta mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Aceh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ny. Juraida menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan UMKM membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga negara, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pihak lainnya. Dengan sinergi tersebut, pelaku UMKM akan memperoleh akses yang lebih luas terhadap promosi, pembinaan, pemasaran, hingga pengembangan kapasitas usaha.

Gagasan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Aceh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Sementara itu, penyelenggaraan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) turut menghadiri sekaligus meninjau langsung pelaksanaan bazar yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Kehadiran Kapolri menjadi wujud dukungan Polri terhadap penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Selain menjadi ajang promosi produk unggulan dari seluruh Indonesia, Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 juga menjadi sarana pelestarian budaya melalui berbagai produk kerajinan, kuliner, fesyen, serta hasil karya UMKM dari berbagai provinsi.

Bagi Ny. Juraida, keberhasilan penyelenggaraan Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 menjadi inspirasi bahwa pengembangan UMKM memerlukan ruang promosi yang berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor. Ia optimistis apabila konsep tersebut dapat diwujudkan di Aceh melalui sinergi antara Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, Pemerintah Provinsi Aceh, dan seluruh pemerintah kabupaten/kota, maka pelaku UMKM Aceh akan semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih tinggi, serta mampu menembus pasar nasional maupun internasional.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, Ny. Juraida berharap UMKM Aceh tidak hanya dikenal karena kekayaan produk khas seperti Kopi Gayo dan kuliner tradisional, tetapi juga mampu menjadi kekuatan ekonomi daerah yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat serta mengangkat nama Provinsi Aceh di tingkat nasional.(jfr)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *