Publika.my.id Jakarta 21-25 – Bhayangkari Daerah Papua Barat memanfaatkan ajang Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 sebagai wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas. Dipimpin Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat, Ny Riris Alfred Papare , keikutsertaan Papua Barat pada pameran yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, 21–25 Juli 2026, menghadirkan beragam karya kerajinan khas, dengan produk unggulan berupa kerajinan berbahan kulit kayu khas Kabupaten Teluk Wondama.
Ny. Riris Alfred Papare mengatakan, keikutsertaan Bhayangkari Papua Barat dalam Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 merupakan bentuk komitmen untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Menurutnya, kegiatan yang digagas Bhayangkari ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha binaan untuk memperkenalkan produk lokal yang memiliki nilai budaya tinggi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Kami mengajak seluruh pelaku UMKM Bhayangkari di Indonesia agar terus berinovasi dan lebih kreatif dalam menghasilkan produk-produk berkualitas yang memiliki identitas daerah masing-masing. Melalui kegiatan ini, kita dapat saling belajar, berkolaborasi, dan memperluas jaringan pemasaran,” ujar Ny. Riris Alfred Papare
Stand Bhayangkari Papua Barat menjadi salah satu daya tarik dalam pameran tersebut. Berbagai kerajinan tangan berbahan kulit kayu khas Teluk Wondama dipamerkan sebagai hasil karya masyarakat lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Material kulit kayu diolah menjadi berbagai produk bernilai seni tinggi, mulai dari tas, aksesori, hingga berbagai cendera mata yang mencerminkan kekayaan budaya Papua Barat.
Selain menghadirkan produk kerajinan, Bhayangkari Papua Barat juga turut berpartisipasi dalam kegiatan fashion show yang menjadi bagian dari rangkaian acara Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026. Penampilan busana yang mengangkat motif dan kekayaan budaya Papua Barat mendapat perhatian pengunjung karena menampilkan perpaduan unsur tradisional dengan sentuhan modern.
Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 sendiri resmi digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, pada 21–25 Juli 2026. Kegiatan tahunan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) Bhayangkari tersebut menjadi ajang promosi produk unggulan UMKM dari seluruh Indonesia.
Mengusung semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat, pameran menghadirkan berbagai produk unggulan, mulai dari fesyen, wastra Nusantara, kerajinan tangan, aksesori, kuliner khas daerah hingga aneka produk kreatif hasil karya anggota Bhayangkari dan pelaku UMKM binaan.
Selama lima hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhkan beragam kegiatan seperti bazar produk unggulan, pertunjukan seni budaya, talkshow, demonstrasi produk, pelatihan kewirausahaan, hingga fashion show yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di era digital.
Penyelenggaraan Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Bhayangkari dalam mendukung program pemerintah memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha mampu memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat daya saing di pasar nasional maupun internasional.
Bagi Bhayangkari Papua Barat, keikutsertaan dalam pameran ini bukan sekadar memasarkan produk, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Papua Barat kepada masyarakat Indonesia. Kerajinan kulit kayu khas Teluk Wondama menjadi simbol kreativitas masyarakat lokal yang memiliki nilai seni, sejarah, dan potensi ekonomi yang besar apabila terus dikembangkan.Ny. Riris Alfred Papare
berharap melalui Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 semakin banyak masyarakat yang mengenal produk-produk unggulan Papua Barat, sehingga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan Bhayangkari.
Kami ingin produk-produk khas Papua Barat semakin dikenal, dicintai, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh pelaku UMKM untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas produk, dan mengembangkan usaha demi kesejahteraan masyarakat,” Ny. Riris Alfred Papare
Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 dibuka untuk masyarakat umum selama 21–25 Juli 2026 dengan jam operasional pukul 10.00–21.00 WIB di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara Bhayangkari, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal dari seluruh Nusantara.jelasNy. Riris Alfred Papare(jfr)



















