Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Prof. Bakhruddin Fanani Resmi Jadi Guru Besar, Siap Mengabdi untuk Pendidikan Islam dan Pelayanan Umat

×

Prof. Bakhruddin Fanani Resmi Jadi Guru Besar, Siap Mengabdi untuk Pendidikan Islam dan Pelayanan Umat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Publika.my.id Jakarta – Akademisi sekaligus dosen senior Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) serta pengajar Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Drs. H. Bakhruddin Fanani, M.A., Ph.D., resmi menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025.

Penyerahan KMA Guru Besar berlangsung dalam acara pengukuhan di Hotel Grand Mercure, Jakarta. Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik Prof. Bakhruddin Fanani sekaligus amanah besar untuk terus mengembangkan keilmuan Islam, pendidikan tinggi keagamaan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Bakhruddin Fanani mengungkapkan rasa syukur, bangga, dan bahagia atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, gelar Guru Besar bukan sekadar penghargaan akademik, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan Islam.

Alhamdulillah, saya merasa bangga dan bahagia atas amanah ini. Namun yang lebih penting, gelar Guru Besar ini menjadi tantangan bagi saya untuk terus memperkuat dan memperdalam keilmuan yang selama ini saya tekuni, khususnya di bidang ilmu agama sebagaimana arahan Bapak Menteri Agama,” ujarnya.

Ia juga memohon doa dari seluruh sivitas akademika, kolega, mahasiswa, dan masyarakat agar mampu menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Saya memohon doa dari semua pihak agar tugas dan tantangan ini dapat saya laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan sehingga ilmu yang kami miliki benar-benar bermanfaat bagi umat,” katanya.

Selain menjalankan tugas akademik di dalam negeri, Prof. Bakhruddin Fanani juga aktif membangun kerja sama internasional. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan di luar negeri terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik bagi mahasiswa maupun dosen.

Selama ini kami melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga di luar negeri untuk pengembangan institusi, peningkatan kapasitas dosen, serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengikuti program internasional. Di samping itu, kami juga melakukan pengiriman mahasiswa UIN Malang dalam berbagai program kerja sama akademik,” jelasnya.

Usai dikukuhkan sebagai Guru Besar, Prof. Bakhruddin Fanani menegaskan masih banyak agenda akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang akan terus dijalankan sesuai bidang keahliannya. Salah satu fokus utamanya adalah penguatan kajian ilmu agama yang berkaitan erat dengan pelaksanaan ibadah umat Islam, seperti penentuan arah kiblat, waktu salat, kalender Hijriah, hingga berbagai persoalan astronomi Islam.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Kementerian Agama Republik Indonesia tengah melaksanakan Program Indonesia Berqiblat, yaitu program nasional untuk memastikan ketepatan arah kiblat masjid, musala, dan berbagai fasilitas ibadah di seluruh Indonesia.

Menurutnya, program tersebut merupakan tantangan sekaligus amanah yang harus disukseskan bersama para pakar ilmu agama dari berbagai daerah.

Kementerian Agama saat ini sedang melaksanakan Program Indonesia Berqiblat. Ini menjadi tugas sekaligus tantangan bagi kami. Insya Allah pada tanggal 15–16 Juli 2026 kami bersama tim dan rekan-rekan yang selama ini konsen dalam pelurusan arah kiblat akan ikut menyukseskan program tersebut,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya akurasi arah kiblat berdasarkan kajian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan, baik secara akademik maupun syariat.

Sebagai Guru Besar, Prof. Bakhruddin Fanani menegaskan komitmennya untuk terus mengabdikan ilmu pengetahuan bagi kepentingan umat, bangsa, dan negara melalui pengembangan riset, pendidikan, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pembinaan generasi muda.

Ia menilai kepercayaan yang diberikan kepadanya harus dijaga melalui karya ilmiah, inovasi, dan dedikasi dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan.

Saya berharap dapat terus mengabdikan keilmuan agama secara umum sesuai arahan dan harapan Menteri Agama. Semoga keberadaan Guru Besar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan Islam,” ungkapnya.

Dengan gelar Guru Besar yang kini disandangnya, Prof. Drs. H. Bakhruddin Fanani, M.A., Ph.D. optimistis sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, serta para pakar ilmu agama di seluruh Indonesia akan semakin kuat dalam menyukseskan berbagai program strategis nasional, termasuk Program Indonesia Berqiblat. Melalui penelitian, publikasi ilmiah, penguatan sumber daya manusia, dan pengabdian kepada masyarakat, ia berharap kontribusi akademik yang diberikan mampu meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan serta memberikan manfaat yang luas bagi umat.(jfr)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *