Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Heru Setiawan Dorong Kalteng Dapat Program Prioritas Nasional HPDKI 

×

Heru Setiawan Dorong Kalteng Dapat Program Prioritas Nasional HPDKI 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Publika.my.id TANGERANG  17 September 2026 — Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) 2026 menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menentukan arah kepengurusan dan program kerja ke depan. Munas yang mengusung tema 

HPDKI Untuk Peternak Indonesia” tersebut digelar pada 16–17 September 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Example 300x600

Ketua DPD HPDKI Kalimantan Tengah (Kalteng), Heru Setiawan, S.P., turut hadir dalam agenda Munas HPDKI 2026. Ia menjelaskan bahwa salah satu agenda utama Munas adalah memilih Ketua Umum HPDKI untuk periode kepengurusan mendatang.

Menurut Heru, terdapat tiga calon kandidat yang akan mengikuti proses pemilihan Ketua Umum HPDKI dalam Munas kali ini. Selain pemilihan ketua umum, Munas juga menjadi forum untuk mendengarkan dan membahas program kerja serta visi dan misi dari masing-masing kandidat.

Agenda Munas ada beberapa hal. Pertama memilih ketua umum, kedua melihat program kerja dari calon kandidat, dan ketiga melakukan evaluasi terhadap kerja kepengurusan sebelumnya,” ujar Heru Setiawan saat ditemui dalam kegiatan Munas HPDKI 2026 di Tangerang.

Heru mengatakan, ketiga calon kandidat Ketua Umum HPDKI memiliki potensi dan kapasitas masing-masing. Dari visi dan misi yang disampaikan, menurut dia, secara umum terdapat kesamaan dalam tujuan untuk membangun organisasi serta meningkatkan kesejahteraan para peternak domba dan kambing di Indonesia.

Visi dan misi ketiga calon kandidat hampir sama. Masing-masing memiliki potensi dan program yang ingin dibawa untuk kemajuan HPDKI dan peternak Indonesia,” jelasnya.

Meski demikian, Heru menegaskan bahwa bagi DPD HPDKI Kalimantan Tengah, hal yang paling penting setelah terpilihnya Ketua Umum baru adalah adanya perhatian yang lebih besar terhadap potensi peternakan di wilayah Kalimantan Tengah.

Ia berharap kepengurusan HPDKI di tingkat pusat nantinya dapat memberikan ruang lebih besar bagi daerah, khususnya Kalimantan Tengah, untuk mendapatkan program yang masuk dalam prioritas nasional.

Siapa pun yang terpilih menjadi Ketua Umum HPDKI nanti, kami berharap ada perhatian terhadap Kalimantan Tengah,” kata Heru.

Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki wilayah yang luas dan potensi sumber daya yang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu daerah penyangga pengembangan peternakan nasional.

Heru menilai, potensi tersebut tidak hanya berkaitan dengan luas wilayah, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia serta ketersediaan lahan yang dapat mendukung kegiatan pembibitan dan budidaya ternak.

Kalimantan Tengah wilayahnya luas dan potensinya besar. Kami berharap Kalimantan Tengah bisa mendapatkan program prioritas nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dari sisi sumber daya manusia, Kalimantan Tengah dinilai memiliki modal yang cukup untuk mendukung pengembangan peternakan. Para peternak dan sumber daya manusia di daerah tersebut dapat terus dikembangkan melalui program pembinaan, peningkatan kapasitas, serta sinergi antara organisasi peternak dengan pemerintah.

Selain itu, ketersediaan wilayah yang luas juga menjadi salah satu peluang bagi pengembangan usaha pembibitan maupun budidaya domba dan kambing secara lebih terintegrasi.

Untuk kesiapan, Kalimantan Tengah sudah siap. Sumber daya manusianya ada, wilayahnya luas, dan untuk pakan ternak juga siap. Wilayah untuk pembibitan dan budidaya ternak juga tersedia,” ungkap Heru.

Karena itu, ia berharap HPDKI pusat dapat menjadikan potensi daerah sebagai bagian dari strategi pengembangan peternakan nasional. Menurut Heru, organisasi tidak hanya perlu membangun program di tingkat pusat, tetapi juga memastikan program tersebut dapat diterjemahkan dan dilaksanakan di daerah sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

Heru menambahkan, DPD HPDKI Kalimantan Tengah siap menjadi perpanjangan tangan organisasi di tingkat pusat dalam menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan peternakan.

Kami siap bersinergi dengan HPDKI pusat. DPD HPDKI Kalimantan Tengah bisa menjadi perpanjangan tangan untuk menjalankan program-program organisasi di daerah,” tuturnya.

Ia menilai sinergi antara pengurus pusat dan daerah sangat penting agar kebijakan maupun program HPDKI tidak berhenti pada tataran organisasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat kepada peternak.

Menurut Heru, Kalimantan Tengah memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu kawasan yang mendukung kebutuhan peternakan nasional. Dengan dukungan program yang tepat, wilayah tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pembibitan, budidaya, penyediaan pakan, hingga pengembangan sumber daya manusia peternak.

Karena itu, ia berharap kepengurusan HPDKI periode mendatang dapat memberikan perhatian terhadap daerah-daerah yang memiliki potensi besar, termasuk Kalimantan Tengah.

Heru juga menyampaikan bahwa siapa pun yang nantinya mendapat amanah sebagai Ketua Umum HPDKI harus mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh DPD maupun DPC di Indonesia.

Ketiga calon memiliki potensi masing-masing. Siapa pun yang menjadi Ketua Umum nanti, kami siap bersinergi dalam membangun Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Ia menambahkan, perbedaan pilihan dalam proses Munas merupakan bagian dari dinamika organisasi. Setelah proses pemilihan selesai, seluruh jajaran HPDKI di daerah diharapkan kembali bersatu untuk menjalankan program organisasi.

Bagi DPD HPDKI Kalimantan Tengah, lanjut Heru, fokus utama bukan hanya mengenai siapa yang terpilih sebagai Ketua Umum, tetapi bagaimana kepengurusan baru mampu menghadirkan program nyata bagi peternak di berbagai daerah.

Dengan tema “HPDKI Untuk Peternak Indonesia”, Heru berharap hasil Munas HPDKI 2026 dapat memperkuat organisasi sekaligus menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kesejahteraan peternak domba dan kambing.

Kami berharap HPDKI ke depan semakin kuat dan program-programnya bisa menyentuh peternak di daerah. Khusus Kalimantan Tengah, kami berharap mendapatkan program prioritas nasional karena potensi wilayah dan sumber daya yang kami miliki sangat besar,” pungkas Heru Setiawan.(jfr)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *