Akhmad Kepala Desa Malikian Apresiasi Program Kepala Desa Masuk Kampus UI, Siap Terapkan Ilmu untuk Memajukan Desa
Publika.my.id Depok 16 Juli 2026– Kepala Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Akhmad, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan Program Kepala Desa Masuk Kampus Universitas Indonesia (UI) Gelombang II yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Universitas Indonesia.
Menurut Akhmad, program tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para kepala desa karena membuka wawasan baru mengenai tata kelola pemerintahan desa, kepemimpinan, inovasi pelayanan publik, hingga strategi pengembangan potensi desa berbasis ilmu pengetahuan.
Program ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai kepala desa. Banyak wawasan, pengetahuan, dan pandangan baru yang kami peroleh dari para dosen Universitas Indonesia. Ilmu yang diberikan akan menjadi bekal untuk memajukan Desa Malikian,” ujar Akhmad usai mengikuti penutupan kegiatan.
Ia mengatakan, selama empat hari mengikuti pembelajaran di kampus, seluruh peserta mendapatkan materi yang sangat padat dan berkualitas. Karena itu, setiap kepala desa harus memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar seluruh materi yang disampaikan para dosen dapat dipahami dan diterapkan di desa masing-masing.
Akhmad menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh tidak akan berhenti pada dirinya, tetapi akan diimplementasikan bersama seluruh perangkat desa agar pembangunan di Desa Malikian dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, Desa Malikian memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya pengembangan sayuran serta perkebunan yang didukung oleh ketersediaan lahan yang sangat luas. Dengan penerapan ilmu yang diperoleh selama mengikuti program, ia optimistis potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kami memiliki potensi pertanian sayuran dan perkebunan yang cukup besar. Dengan ilmu yang kami dapatkan di Universitas Indonesia, kami berharap pengelolaan potensi desa bisa semakin baik. Harapan kami juga, semakin banyak pendampingan dan pembimbingan kepada kepala desa, maka pembangunan desa akan semakin cepat terwujud,” kata Akhmad.
Penutupan Program Kepala Desa Masuk Kampus UI Gelombang II dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, A.P., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga dapat bertemu dan berdialog langsung dengan para kepala desa dari seluruh Indonesia yang mengikuti program peningkatan kapasitas tersebut.
La Ode Ahmad P. Bolombo menegaskan bahwa kepala desa merupakan pemimpin yang paling memahami kondisi masyarakat di wilayahnya. Kepala desa mengetahui keadaan setiap kepala keluarga, memahami potensi desa, sekaligus mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehingga memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional dari tingkat desa.
Kepala desa adalah pemimpin yang mengetahui kondisi setiap kepala keluarga di desanya, memahami potensi yang dimiliki desa, serta mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar La Ode Ahmad P. Bolombo.
Ia menambahkan, posisi kepala desa sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik menuntut peningkatan kapasitas yang berkelanjutan melalui pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi.
Program Kepala Desa Masuk Kampus menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Dalam Negeri dalam membangun pemerintahan desa yang profesional, inovatif, adaptif, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
Melalui kerja sama dengan Universitas Indonesia, para kepala desa memperoleh pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, inovasi pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga strategi pengembangan potensi desa berbasis ilmu pengetahuan.
Selain memperkaya pengetahuan akademik, program ini juga menjadi wadah bagi para kepala desa dari berbagai provinsi di Indonesia untuk saling bertukar pengalaman, berbagi praktik terbaik dalam pembangunan desa, serta membangun jejaring kerja sama guna mempercepat kemajuan desa di seluruh Indonesia.
Bagi Akhmad, pengalaman mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus UI Gelombang II menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berkomitmen mengimplementasikan seluruh ilmu yang diperoleh bersama perangkat desa sehingga potensi Desa Malikian dapat berkembang lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat(jfr)



















